Tahun ini kami sekeluarga memutuskan untuk berlebaran di rumah saja, menghilangkan tradisi sehabis sholat Ied ke rumah nenek di Ambulu, dan hari raya ke-3 ke rumah sodara ibu di Puger (semoga taun depan bisa). Karena memang kondisi yang tidak memungkinkan, bapak tidak kuat untuk menempuh perjalanan itu + lengan bagian kiri belum bisa digerakkan. Tapi, aku malah seneng hehe.. ga kemana2 istirahat dirumah makan tidur nonton tv. Senyam senyum, menyalami tamu, berbasa basi menanyakan kabar dsb, ah.. itu sudah biasa aku lakukan sebelum2nya. Bagi sebagian orang mungkin susah untuk berbasa basi kepada orang tua, untungnya aku udah terlatih dari kecil huehehe.. Biar ga fasih pake kromo, tapi lidah masih lancar mengucapkan kalimat2 dengan campuran bahasa ngoko dan bahasa indonesia. Rutinitas yang menjemukan dan membuat waktu berjalan terasa lambat.

Ini hasil jeprat jepret waktu dirumah :

ika (anaknya tanteku), adek & tika

tika, hikmah, ani ( temen smp & saka wanabakti )

 

tika & iiL